Showing posts with label basis data. Show all posts
Showing posts with label basis data. Show all posts

Monday, June 17, 2013

Arsitektur Basis Data

Pernahkah Agan mendengar tentang Arsitektur Basis Data.

Arsitektur Basis Data adalah sebuah struktur antara komponen - komponen yang membangun Basis Data dan hubungan / relasi yang mengaitkan komponen - komponen tersebut, dalam artian lainnya, bahwa Basis Data dibangun dari berbagai komponen, dimana setiap komponen memiliki fungsi dan terhubung dengan komponennya. Arsitektur ini memberikan kerangka kerja bagi pembangunan Basis Data, ada tiga komponen atau sering disebut "level" dalam arsitektur Basis Data, yaitu : Internal/Physical Level, External/View Level, dan Conceptual/Logical Level .


Internal/Physical Level
Internal/Physical Level adalah level paling rendah dalam arsitektur basis data, dimana level ini merepresentasikan data yang direcord secara fisik kedalam media penyimpanan (Storage Device), hmm biasanya disimpan dalam Byte, jadi data yang di record kedalam database akan disimpan di komputer secara fisik.
External/View Level
Kebalikan dari Intenal/Physical Level, jika di Internal data disimpan dalam Byte secara fisik, nah sedangkan di External tentu data itu ditampilkan dan di representasikan pada sisi User atau Pengguna, bisa dalam GUI atau CLI, bisa berbentuk Tabel atau Informasi lengkap, intinya di level Eksternal, Record ditampilkan dan disediakan secara mudah untuk user, dan pembangunannya tentu menggunakan bahasa program yang sesuai dari setiap programmer.
Conceptual/Logical Level
Conceptual/Logical Level, disebut sebagai level penghubung antara Internal dan External, Tidak seperti Internal, Conceptual Level ini tidak memerlukan atau membutuhkan perangkat keras ataupun perangkat lunak. seperti namanya "Conceptual" adalah bentuk konsep dari pembangunan basis data.

Selanjutnya Konsep DBMS

Lingkungan Basis Data

Pernahkah Anda mendengar tentang lingkungan basis data.  Yah. Agan sekalian benar.

Lingkungan basis data adalah sebuah habitat di mana terdapat basis data untuk bisnis. Dalam lingkungan basis data, pengguna memiliki alat untuk mengakses data. Pengguna melakukan semua tipe pekerjaan dan keperluan mereka bervariasi seperti menggali data (data mining), memodifikasi data, atau berusaha membuat data baru. Masih dalam lingkungan basis data, pengguna tertentu tidak diperbolehkan mengakses data, baik secara fisik maupun logis’. (Koh, 2005, dalam Janner Simarmata & Imam Paryudi 2006: 33).

Selanjutnya Arsitektur Basis Data

Teori Basis Data

Sangat penting bagi kita untuk mengetahui tentang teori basis data. Sebelum kita menyelami dan mendalami apa itu basis data.
Simbol basis data
Database Symbol
Pangkalan data[1] atau basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). dikutip dari http://id.wikipedia.org/wiki/Basis_data.

Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.  dikutip dari  http://id.wikipedia.org/wiki/Basis_data.

Selanjutnya Lingkungan Basis Data